

Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur meninggalkan cerita panjang bagi banyak keluarga.

Bukan hanya tentang bangunan yang rusak, tetapi juga tentang bagaimana mereka harus menjalani hari-hari setelah kehilangan tempat tinggal yang selama ini menjadi tempat untuk pulang.

Di tengah kondisi tersebut, kami bertemu dengan keluarga-keluarga yang masih berjuang untuk memiliki hunian yang aman dan layak.
Ada Pak Aloysius dan keluarga, yang rumah tinggalnya hancur akibat gempa. Mereka kemudian membangun hunian sementara dari kayu seadanya. Namun, ketika sedang pergi bekerja, hunian sementara tersebut terbakar hingga menyisakan puing-puing. Kini, mereka harus bertahan di tenda darurat.

Ada pula Ibu Siti, yang tinggal di tenda sederhana bersama suami yang mengalami stroke dan anaknya yang masih berusia 12 tahun. Setiap hari Ibu Siti bekerja sebagai buruh kupas bawang dan berjualan kayu bakar, sembari tetap merawat suaminya. Sementara rumah mereka yang terdampak gempa kini dalam kondisi miring dan nyaris roboh.

Kemudian ada Ibu Habiba, seorang lansia yang masih berjualan sayuran kecil-kecilan di pasar untuk memenuhi kebutuhan hidup. Rumah kayu yang ditempatinya juga mengalami dampak gempa. Penyangga utama rumahnya telah keropos dan kondisinya semakin tidak kokoh untuk dijadikan tempat tinggal.
Cerita mereka berbeda, tetapi harapannya sama: memiliki tempat tinggal yang aman untuk kembali pulang.
Yayasan Global Sedekah Movement hadir tidak hanya untuk melihat dan mendokumentasikan kondisi para penyintas bencana. Dalam proses pendampingan, kami juga telah melakukan implementasi bantuan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi beberapa penerima manfaat yang membutuhkan.

Namun, perjalanan untuk menghadirkan hunian yang layak masih panjang.
Masih ada keluarga yang bertahan di tenda darurat. Masih ada rumah-rumah yang sudah tidak layak ditempati. Dan masih ada warga yang harus menjalani kehidupan sehari-hari dengan rasa khawatir terhadap tempat tinggal mereka sendiri.
Karena itu, melalui program Pembangunan Hunian Tetap (Huntap), Yayasan Global Sedekah Movement ingin melanjutkan ikhtiar untuk membantu warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur agar memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan layak.

Sahabat Kebaikan, mari ikut mengambil bagian dalam menghadirkan kembali tempat untuk pulang bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana.
Setiap donasi yang diberikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun hunian, menghadirkan rasa aman, dan membantu keluarga terdampak bencana kembali menata kehidupan mereka.
🤲 Mari bersama-sama membangun Hunian Tetap untuk saudara kita yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
Semoga setiap kebaikan yang Sahabat Kebaikan titipkan menjadi amal yang terus mengalir dan membawa manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Informasi: Donasi akan dialokasikan pada program pembangunan Hunian Tetap untuk Korban terdampak Bencana di Nusa Tenggara Timur dan wilayah kebencanaan lainnya di Indonesia.
-----------------------------------------------------------------------
Disclaimer : generasimulia.com tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi diatas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana) dan galang dana ini dishare melalui promosi iklan dimana sebagian donasi terkumpul untuk pembiayaan promosi iklan. Seluruh pembiayaan promosi dibayarkan 100% ke penyedia jasa iklan seperti meta, tiktok dan media lainnya
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik